Redaksi Teknik Lingkungan

Plastic in Society Research and Innovation Hub

Plastic in Society Research and Innovation Hub

 

 

BANDUNG. Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (TL-ITB) pada tanggal 20-23 Februari 2018 berkesempatan untuk dikunjungi oleh Prof. Susan Jobling. Perempuan yang merupakan profesor di Brunel University London Inggris ini memberikan kuliah tamu dan workshop di ITB. Kuliah tamu yang dibuka untuk umum ini mengangkat tema Plastic in Society. Kuliah tamu ini diadakan di Ruang Serba Guna (RSG) TL ITB pukul 10.00 WIB.

Sebelum mengisi kuliah tamu, Prof. Susan dijadwalkan bertemu dengan beberapa dosen di Teknik Lingkungan. Bertempat di Ruang Hardjoko TL, Prof. Susan memaparkan pengalamannya berkecimpung di dalam dunia plastik. Menurutnya permasalahan sampah plastik amat sangat penting namun masih sedikit sekali orang yang peduli terhadap masalah sampah plastik tersebut. Ia pun mengatakan bahwa permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu cabang ilmu saja. Butuh kolaborasi multidisiplin dalam menyelesaikan sampah plastik dan yang paling penting adalah kemauan pemerintah (political will) dalam menangani hal tersebut.

Pada tanggal 21-23 Februari 2018, Prof. Susan Jobling juga mengadakan workshop dengan peserta terbatas. Workshop bertemakan The Plastic in Society Research and Innovation Hub ini diadakan di Conference Hall Gedung CRCS ITB. Workshop ini adalah langkah awal untuk membentuk sebuah hub yang mempunyai fokus penelitian dan inovasi terkait penggunaan plastik di masyarakat. Mengusung visi “Provides Good Health and Wellbeing for People and Communities & Nourishment and Protection of our Environment”, workshop di ITB adalah yang pertama sebelum dibentuknya hub lain. Rencananya akan dibentuk hub di Indonesia, Australia, Thailand, India, Mauritius, dan Afrika Selatan. Hub ini akan menangani sampah mikroplastik di Samudra Hindia.

 

ITB mendapat kehormatan sebagai pusat hub untuk Indonesia dengan koordinator Dr. Emenda Sembiring ST,MT,M.Eng.Sc., yang merupakan dosen Teknik Lingkungan. Hub ini akan bersinergi dengan industri dan pemerintah. Dari sektor pemerintah, workshop ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan dan Perindustrian. Dari sektor akademisi, selain dari ITB, hadir pula Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Nasional. Bukan hanya universitas dalam negeri namun beberapa universitas luar negeri pun hadir seperti Indian Institute of Technology Guwahati, Brunel University London, King’s College London dan Imperial College London. Selain itu, hadir pula industri plastik di Indonesia, perwakilan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Asosiasi Pengusaha Daur Ulang Plastik Indonesia (APDUPI), Packaging Federation, Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) dan beberapa NGOs seperti Indonesian Waste Platform (IWP), Waste4change, Greeneration. Beberapa partner internasional seperti Sistemiq, SEEK dan Blue Ocean Community. [NNA]